Punten, Sementawis… 

Rabu, 1 Fébruari 2017

Melakukan komunikasi produktif untuk sebuah prinsip yang berbeda bukan hal yang mudah, apalagi jika si komunikan bukan orang yang paham, perlu keberanian dan ketegasan dalam melakukannya. Hari ini ada acara aqiqah adik Asma’ di rumah.  Awalnya suami meminta acaranya dilaksanakan di rumah orang tua saya saja, karena melihat kebiasaan merokok  para tetangga di sini dalam acara-acara tertentu. Suami khawatir para bapak tamu undangan tetap pada kebiasaan merokok saat sebelum dan setelah acara berlangsung, sedangkan di rumah kami ada bayi baru lahir dan batita.  Namun Bapak meyakinkan suami bahwa insyaallah tidak akan ada yang merokok. Setelah berunding, akhirnya kami memutuskan untuk membuat beberapa lembar tulisan berupa himbauan agar tidak merokok dan menempelkannya di beberapa sudut rumah.  Sampai acara selesai, Alhamdulillah saya tidak melihat seorang pun yang merokok.  Entah memang tidak ada tamu undangan yang membawa rokok  atau memang karena mereka sudah sangat menghormati keputusan kami dengan menempelkan himbauan tersebut. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s