Bunda! Jelas Sudah

14 Januari 2017

Masih ingat gak Bu gimana rasanya saat pertama kali anak bisa bilang kita Ibu, mamah, umi, Bunda, Ambu, atau semacamnya? Bahagia dong ya 🙂 Mungkin untuk sebagian ibu, sangat ingat betul kapan pertama kali panggilan itu bisa anak katakan,  sayangnya saya yang pelupa ini tidak sempat menuliskan kapan Shidqi bisa panggil saya “Nda”.  Ya, panggilan pertama Shidqi pada saya adalah “Nda”, sesuai panggilan pendek ayahnya ke saya. Walaupun panggilannya belum sempurna, tapi rasanya bahagia luar biasa. Panggilan – yang saya yakin- didambakan setiap perempuan. Dan kini, perasaan  bahagia itu kembali hadir, bahkan berkali lipat saat beberapa hari lalu ia dengan jelas memanggil saya “Bunda”.  Awalnya kurang begitu jelas, “Buna, Buna..” begitu katanya.  Namun segera saya koreksi, saya contohkan kata yang sempurna, Alhamdulillah tak butuh waktu lama untuk menyempurnakannya. Perasaannya yang akhir-akhir ini tak menentu, bahagia, marah, kesal, bosan, ingin selalu diperhatikan, membuatnya sangat sering memanggil saya dengan panggilan sempurna,  Bunda.  Saya yang mendengarnya selalu tak kuat untuk tak segera menghampirinya dengan tangan membentang yang siap memeluknya. Alhamdulillah.