Matrikulasi IIP Batch #2: Nice Homework #1 Adab Menuntut Ilmu

Bismillah.

Kembali menulis, menulis kembali. Setelah sekian waktu tak menulis hingga project #ODOPfor99days tak bisa saya selesaikan, Alhamdulillah Matrikulasi IIP Batch #2 ini mengembalikan gairah menulis saya yang sempet hilang. Hehee. Mudah-mudahan istiqomah 😀

Tidak ada yang kebetulan, semua berjalan atas takdir-Nya. Saya, yang semenjak mendapat amanah sebagai seorang ibu, menjadi lebih sering membaca seputar tumbuh kembang anak, parenting, dkk. Hingga satu hari qadarullah saya membaca artikel tentang seorang ibu hebat yang berhasil mengantarkan putra-putrinya menjadi orang sukses yang bermanfaat dengan mendidiknya di rumah (homeschooling), Ibu Septi Peni Wulandani. Sejak saat itu saya lebih mencari tau tentang beliau dan komunitas yang beliau miliki. Dengan bergabung di Grup FB IIP Bandung, saya berkesempatan bergabung dengan grup WA sehingga kami bisa lebih interaktif dan pada akhirnya saya bisa mengkuti Matrikulasi IIP Batch #2 ini.

Pada Nice Homework #1 mengenai Adab Menurut Ilmu ini, tangan saya kembali mencari kertas kosong dengan pulpen hitam yang akhir-akhir ini hanya saya pakai untuk menggambar pesawat kesukaan Shidqi 😂  Tapi kali ini bukan untuk menggambar pesawat, kali ini saya harus membuat peta tentang jurusan ilmu apa yang akan saya tekuni di universitas kehidupan ini. Saya tipe orang visual yang harus menuangkan pikiran dalam bentuk sebuah tulisan atau pun peta (walaupun sampai saat ini belum mahir membuat mind mapping). Setelah corat-coret dan sempat berbincang dengan suami, ternyata memang saya sangat mencintai dunia pendidikan. Saya suka mengajar, saya senang bertemu dengan para siswa. Qadarullah  saya sudah diamanahi menjadi seorang guru di sekolah formal saat masih kuliah semester lima. Sejak saat itu saya semakin giat dan semakin paham bidang ilmu yang sedang saya pelajari. Kenapa begitu? karena saat itu saya kuliah di jurusan yang kurang saya minati, sehingga saya kurang sungguh-sungguh (T_T). Baru ketika saya mengajar dan harus menjelaskan materi pada para siswa, saya ngeh kalau saya butuh ilmu itu dan harus benar-benar paham.

Setelah Shidqi lahir, saya hanya bertahan dua bulan mengajar. Atas permintaan suami dan pertimbangan saya pula, akhirnya saya memutuskan untuk resign. Semenjak saat itu saya menjadi seorang istri dan ibu yang mengabdi di rumah. Sempat beberapa kali mengabdikan diri di masyarakat dengan menjadi guru dan yang terakhir pembimbing rumah baca, tapi tidak bertahan lama. Saya senang melakukannya, tak ada beban apa pun saat harus menggendong Shidqi sepanjang jalan karena jarang angkutan umum, tapi ternyata ilmu yang saya miliki tentang Bunda Sayang dan Bunda Cekatan yang ada dalam kurikulum Ibu Profesional belum lulus. Masih ada protes dari suami dan Shidqi saat saya mengerjakan hal lain di luar rumah, sehingga dengan berat hati saya mengundurkan diri sebagai guru di Rumah Qur’an dan menutup Rumah Baca yang baru berjalan satu bulan.

Sejak kembali memutuskan untuk tidak (dulu) berkegiatan di luar rumah, saya memilih untuk berbenah diri sebagai istri dan ibu dengan mempelajari dunia pendidikan keluarga (termasuk di dalamnya parenting). Mengapa? Saya sangat sadar, ketidakmampuan saya dalam mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak akan berdampak besar, tidak hanya bagi akhirat yang sudah tentu akan dimintai pertanggungjawabannya dan ini sangat berat, di dunia pun saya akan kesulitan untuk bisa berkarya menjadi sebaik-baik manusia yang bermanfaat sebelum saya menyelasaikan tugas saya sebagai istri dan ibu yang baik. Saya masih memiliki mimpi untuk bisa berdiri di depan para siswa (entah itu anak-anak, remaja maupun dewasa) untuk bisa beramal jariyah. Dan ilmu terpenting yang harus saya miliki karena harus saya amalkan adalah ilmu tentang pendidikan keluarga. Semoga dengan mempelajari ini dan mampu mengamalkannya, saya mampu mempelajari ilmu lain yang juga saya butuhkan.

Untuk bisa mempelajari Ilmu tentang pendidikan keluarga, strategi yang akan saya lakukan : 1) Rajin membaca. Membaca buku dan artikel yang berkaitan dengan pendidikan keluarga, serta pandai membaca alam. Saya akan mulai menjadwal dan meluangkan waktu untuk membaca buku (biasanya di waktu luang aja, hihi ) 2) Bergabung dengan komunitas yang mendukung, seperti IIP, komunitas HS, dll. Dengan begini, saya serasa berada di lingkungan ibu-ibu sholehah yang semangat belajar. Tentunya saya pun akan mendapatkan ilmu. 3) Lebih sering berdiskusi dan membangun komunikasi produktif bersama suami, ini sangat penting untuk membangun kesamaan persepsi, 4) Menulis. Selain menjadi istri dan ibu yang baik, hal lain yang suami minta dari saya adalah menulis, tentu dengan tidak menganggu stabilitas kerumahtanggan 🙂 Semoga dengan mempelajari ilmu pendidikan keluarga dan menuliskannya kembali semampu saya, menjadi pengingat bagi saya dan manjadi awal kebermanfaatan saya bagi yang membutuhkan. 4) Mengikuti seminar, pengajian dan kegiatan-kegiatan serupa, untuk yang satu ini saya masih kesulitan jarak. Di kota tempat saya tinggal sekarang, sangat sulit mendapati acara-acara berbau pendidikan keluarga. Kalau pergi ke kota lain, harus berpikir dua kali untuk membawa atau meninggalkan Shidqi. Mudah-mudahan secepatnya bisa kembali ke kota tempat kami bisa belajar lebih banyak dan diberi rezeki untuk beli kendaraan yang nyaman, Aamiin 🙂

Setelah mendapatkan materi tentang Adab Mencari Ilmu, saya sangat khawatir dengan adab pada diri sendiri poin pertama. Jika ada ilmu yang selama ini sulit saya pahami dan amalkan, jangan-jangan itu karena hati saya yang belum bersih. Itu menjadi PR terbesar bagi saya, senantiasa membersihkan hati agar ilmu yang dipelajari mudah dipahami dan diamalkan. Begitu pun dengan adab-adab yang lain, setelah mengetahuinya, saya serasa menjadi murid yang tak beradab. Astagfirullah. Kembali mengosongkan gelas ketika akan mendapatkan ilmu juga harus saya latih. Begitu pun ketika akan menuliskannya kembali, harus benar-benar meminta izin dari penyampai ilmu.

 Alhamdulillah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s