Sabar ya Na!

Ketika jatah tidurmu engkau gunakan sebagian untuk mewujudkan cita-citamu, Sabar ya Na!
Ketika di tengah perjalanan menulis engkau harus meninabobokan anakmu yang terbangun, Sabar ya Na!
Ketika suamimu sedikit mengkhawatirkan kesehatanmu karena aktivitas menulis lalu ia menegurmu, Sabar ya Na!
Ketika belum selebar bacaan pun engkau baca untuk jadi rujukan tulisanmu, Sabar ya Na!
Ketika waktu menulismu harus berebut dengan waktumu mencuci piring dan mengasuh anak, Sabar ya Na!
dan…
Ketika tulisanmu yang telah selesai tiba-tiba hilang karena kelalaianmu, Sabar ya Na!
Sebuah puisi tentang sabar, atas ketidaksabaran. Bukan kecelakaan, bukan kebetulan, tapi ini sudah jadi takdir. Semoga tulisan yang hilang masih dapat ditulis semengalir saya menulis sebelumnya.
Keep Writing with smile! ^_^

 

#OneDayOnePostfor99days
#day6download

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s